Recent Posts

Pages

Selasa, 08 Juli 2014

Carl Gustav Jung


Biografi Singkat :Carl Gustav Jung lahir pada tanggal 26 Juli 1875 di Kesswil, sebuah kota di Danau Constance, Swiss dan merupakan anak ke dua dari tiga bersaudara. Pada tahun 1906, Jung dan Freud mulai berkorespondensi dan Jung diangkat oleh Freud menjadi ketua International Psychoanalitic Assosiation yang pertama. Karena perbedaan pendapat, pada tahun 1913 Jung akhirnya menghentikan korespondensinya dengan Freud dan mulai membangun sendiri teori kepribadiannya, yaitu Teori Analitik. Meskipun mengambil beberapa pendapat gurunya, ia tidak sepenuhnya sependapat dengan Freud, terutama karena gurunya tersebut terlalu menekankan pada seksualitas dan berorientasi terhadap materialistis dan biologis di dalam menjelaskan teoriteorinya

>>Tingkatan Psyche atau Kepribadian Menurut Jung :
Ø Kesadaran
Memiliki dua komponen pokok, yaitu :

1.Fungsi JiwaIalah suatu bentuk aktivitas kejiwaan yang secara teori tiada berubah dalam lingkungan yang berbeda-beda. Jung membedakan menjadi 4 fungsi pokok :
a) Rasional : meliputi pikiran dan perasaan, bekerja dengan penilaian ,pikiran menilai atas dasar benar dan salah, perasaan menilai atas dasar menyenangkan dan tidak menyenangkan
b) Irasional : meliputi pendrian dan intuisi, tidak memberikan penilaian, melainkan hanya semata-mata mendapat pengamatan; pendrian mengamati melalui sadar indriah, intuisi mengamati melalui sadar naluriah.
Setiap manusia memiliki ke 4 fungsi tersebut namun hanya salah satu yang paling dominan (superior) dan menentukan tipe orang tersebut :
-Tipe pemikir
-Tipe pendria
-Tipe perasa
-Tipe intuitif

2.Sikap Jiwa
Arah energy psikis umum atau libido yang menjelma dalam bentuk orientasi manusia terhadap dunianya. Arah aktivitas energy psikis itu dapat ke luar atapun ke dalam, dan demikian pula orientasi kehidupan manusia, bisa ke dalam atau ke luar. Berdasarkan sikap jiwanya, manusia dibagi menjadi :
a) Tipe Ekstravers
b) Tipe Introvers


Ø KetidaksadaranKetidaksadaran dibagi menjadi dua :

1. Ketidaksadaran pribadi (personal)
Berisikan hal-hal yang diperoleh oleh individu selama hidupnya. Meliputi hal-hal yang terdesak atau ter tekan (“kompleks terdesak”) dan hal-hal yang terlupakan (“bahan-bahan ingatan”) serta hal-hal yang teramati, terpikir, dan terasa di bawah ambang kesadaran. Antara ketidaksadaran pribadi dengan kesadaran dibatasi oleh alam prasadar yang berisi hal-hal yang siap masuk ke kesadaran.

2. Ketidaksadaran kolektif
Mengandung isi-isi yang diperoleh selama pertumbuhan jiwa seluruhnya, yaitu pertumbuhan seluruh jenis manusia, melalui generasi yang terdahulu. Ini merupakan endapan cara-cara reaksi kemanusiaan yang khas semenjak zaman dahulu di dalam manusia menghadapi situasi-situasi ketakutan, bahaya, perjuangan, kelahiran, kematian dan sebagainya.

Ketidaksadaran kolektif terletak lebih dalam dari ketidaksadaran pribadi. Di antara ketidaksadaran kolektif dan ketidaksadaran pribadi terdapat alam bawah sadar yang berisikan hal-hal yang tidak dapat diingat lagi, hal-hal yang tidak diolah, keadaan transe dan sebagainya.

Ketidaksadaran merupakan hal yang tidak dapat disadari, lalu bagaimana orang dapat mengenalnya atau mengetahuinya? Pengetahuan mengenai ketidaksadaran diperoleh secara tidak langsung, yaitu melalui manifestasi dari isi-isi ketidaksadaran. Manifestasi tersebut dapat berupa symptom dan kompleks, mimpi, archetypes.

a) Symptom dan kompleksMerupakan gejala-gejala yang masih dapat disadari. Symptom adalah tanda bahaya, yang memberitahu bahwa ada sesuatu dalam kesadaran yang kurang, dan oleh karenanya perlu perluasan kea lam tak sadar. Kompleks-kompleks adalah bagian dari kejiwaan yang telah terpecah dan lepas dari kontrol kesadaran dan kemudian memiliki kehidupan sendiri di alam ketidaksadaran, yang selalu dapat menghambat atau memajukan prestasi-prestasi di alam sadar.

b) Mimpi, fantasi dan khayalan
Mimpi muncul diakibatkan oleh kompleks. Mimpi mempunyai hukum dan bahasa sendiri; dalam mimpi hukum sebab-akibat, ruang dan waktu tidak berlaku;. Jung menganggap mimpi sebagai kompensasi dari ketidakseimbangan konflik. Mimpi juga merupakan manifestasi dari ketidaksadaran kolktif. Selain mimpi, khayalan dan fantasi juga merupakan manifestasi dari ketidaksadaran. Khayalan dan fantasi muncul saat taraf kesadaran rendah.

c) Archetipus
Merupakan bentuk pendapat instinktif dan reaksi instinktif terhadap situasi tertentu, yang terjadi di luar kesadaran. Archetipus merupakan pusat dari ketidaksadaran kolektif.

-Beberapa bentuk khusus dari ketidaksadaran :
1. PersonaMerupakan sebuah penutup yang menyembunyikan diri yang sebenarnya. Orang menggunakan ini untuk tampil berbeda pada orang-orang tertentu dan pada situasi sosial dimana ia menginginkan interaksi yang lebih baik. Penutupan seringkali tidak merefleksikan kepribadian orang itu sebenarnya.
Persona merupakan suatu bentuk kompromi antara individu dan masyarakat, antara struktur batin sendiri dengan tuntutan-tuntutan sekitar mengenai bagaimana seharusnya orang berbuat. Bila seseorang mampu menyeimbangkan tuntutan-tuntutan dari luar dan dalam dengan baik, maka persona menjadi selubung yang elastis, yang dapat dengan lancar digunakan. Namun bila penyeimbangan kurang baik persona dapat menjadi topeng yang beku dan kaku yang dipergunakan untuk menutupi kelemahan-kelemahan dirinya.

2. Shadow
Merupakan bagian kepribadian yang seperti kepribadian hewan. Pola dasar ini yang memberikan aspek tak bermoral (immoral) pada manusia. Jung mengklain bahwa ketika kita melakukan sesuatu yang ‘jelek’ maka penyebab perilaku tersebut adalah shadow personality.

3. Anima dan AnimusMerupakan karakteristik gender manusia. Animus berarti karakter maskulin yang ada pada wanita, dan Anima berarti suatu karakteristik wanita (feminim) yang ada pada pria.

4. Proyeksi : Imago
Proyeksi merupakan bentuk penempatan isi-isi batin sendiri kepada obyek-obyek di luar dirinya secara tidak sadar. Peristiwa ini terjadi secara mekanis, tidak disadari. Jung menamakan isi kejiwaan yang diproyeksikan kepada orang lain itu imago.
>>Tipe Psikologis :

~~Sikap (attitude) =
Introversi : aliran energi psikis ke arah dalam yang memiliki orientasi subjektif.
Ekstraversi : sebuah sikap yang menjelaskan aliran psikis ke arah luar sehingga memiliki orientasi objektif.

~~Fungsi-fungsi =
Thinking : aktivitas intelektual logika yang dapat memproduksi serangkaian ide
Feeling : untuk mendeskripsikan proses evaluasi sebuah ide atau kejadian
Sensing : fungsi yang memungkinkan manusia untuk menerima rangsangan fisik dan mengubahnya ke dalam bentuk kesadaran perseptual
Intuisi : persepsi yang berada jauh di luar kesadaran

>>Perkembangan Kepribadian :


~~Tahap perkembangan :
Masa kanak-kanak
-Anarkis : dikarakterisasaikan dengan banyaknya kesadaran yang kacau
-Monarkis : dikarakerisasikan dengan perkembangan ego dan mulainya masa berpikirsecara logis dan verbal
-Dualistis : saat ego terbagi menjadi objektif dan subjektif
Masa muda : ditandai dari pubertas sampai masa pertengahan
Masa pertengahan (paruh baya) : berawal dari usoa 35-40 thn
Masa tua : orang akan mengalami penurunan kesadaran


~~Realisasi diri / Individuasi : proses untuk menjadi sesorang secara utuh yang hanya bisa dicapai dengan adanya keseimbangan antara dorongan-dorongan kepribadian yang berlawanan.
 


>>Metode infestigasi Jung :
1. Tes Asosiasi Kata : untuk membuka feeling-toned compleks
2. Analisis Mimpi : untuk membuka elemen dari ketidaksadaran personal dan kolektif serta mengintegrasikanya dalam sebuah kesadaran untuk memfasilitasi proses realisasi diri
3. Imajinatif Aktif : untuk membuka gambaran arketipe yang bermula dari ketidaksadaran
4. Psikoterapi > Transformasi (terapis harus dirubah dulu menjadi mnusia yang sehat) : untuk membantu pasien-pasien penderita neurotik menjadi sehat dan mendorong orang yang sehat untuk bekerja dengan mandiri melalui teknik realisasi diri

0 komentar:

Posting Komentar